HALOSULSEL.COM, MAROS – Bupati Maros, AS Chaidir Syam, didampingi Wakil Bupati, Muetazim Mansyur menggelar rapatl bersama seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mengevaluasi capaian kinerja triwulan pertama tahun 2026.
Dalam pertemuan tersebut, tercatat rata-rata serapan pendapatan daerah telah mencapai angka 22%. Chaidir menilai capaian ini sudah cukup memuaskan untuk mengawali tahun, namun ia menegaskan akan terus memaksimalkan kinerja jajarannya di sisa tahun berjalan.
Menurut bupati dua periode ini, berdasarkan pola tahun-tahun sebelumnya, grafik serapan OPD biasanya baru akan menunjukkan tren kenaikan yang signifikan pada memasuki triwulan kedua dan ketiga.
"Capaian 22 persen ini adalah awal yang cukup baik. Kita akan maksimalkan lagi. Biasanya tren kenaikan serapan itu terlihat sangat dinamis di triwulan kedua dan ketiga nanti," ujar Chaidir, Senin (13/4/2026).
Dalam laporan evaluasi tersebut, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mencatatkan prestasi gemilang sebagai OPD dengan serapan tertinggi. Yakni mencapai 40%.
Sebaliknya, beberapa OPD masih berada di angka yang cukup rendah karena kendala teknis dan administratif.
Diantaranya Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (Kopumdag) di 12%. Rendahnya angka ini disebabkan sistem sewa ruko di pasar yang menggunakan skema per 6 bulan.
Dinas Pertanian 11%, terhambat pada sektor Rumah Potong Hewan (RPH). Dinas Pariwisata di 9,6%, angka ini merupakan realisasi murni di luar pendapatan dari objek wisata Bantimurung.

