
Gambar Ilustrasi. (Net)
HALOSULSEL.COM, MAKASSAR -- Pelunasan tahap pertama biaya Ibadah Haji 2026 sudah dibuka sejak 23 November lalu. Namun hingga kini, jumlah jemaah asal Sulawesi Selatan (Sulsel) yang menyelesaikan pelunasan masih tergolong rendah.
Berdasarkan data Kantor Kementerian Haji dan Umrah Wilayah Sulsel, dari total 9.670 jemaah yang masuk kuota tahun 2026, baru sekitar 2.000 orang atau sekitar 20 persen yang telah melakukan pelunasan.
Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Sulsel, Ikbal Ismail, menjelaskan bahwa waktu pelunasan tahap pertama akan berakhir pada 23 Desember 2025. Ia mengingatkan agar para jemaah tidak menunda hingga batas waktu terakhir.
“Jemaah haji Sulsel yang masuk kuota 2026 baru sekitar 20 persen yang menyelesaikan pelunasan. Kami berharap kesempatan ini dimanfaatkan dengan baik sebelum batas waktu,” ujar Ikbal.
Ia menegaskan, jemaah yang tidak melunasi sampai tanggal 23 Desember 2025 otomatis akan dipindahkan keberangkatannya ke tahun berikutnya.
“Jadi penting untuk tidak menunda, apalagi ini menyangkut keberangkatan ibadah yang sudah lama dinantikan,” tambahnya.
Selain pelunasan, Ikbal juga mengimbau seluruh jemaah untuk segera melakukan pemeriksaan kesehatan. Jemaah yang sudah dinyatakan istita'ah (sehat dan mampu) diminta segera menyelesaikan pembayaran di bank penerima setoran haji.
“Kami berharap seluruh kuota haji Sulsel dapat terpenuhi tepat waktu. Setelah ini, fokus kami akan beralih pada persiapan dan pelaksanaan manasik haji,” katanya.
Dengan waktu pelunasan yang tersisa kurang dari satu bulan, Kemenhaj Sulsel berharap tingkat kesadaran jemaah meningkat agar seluruh rangkaian persiapan haji tahun depan dapat berjalan dengan lancar. (Hamdan)
