HALOSULSEL.COM, WAJO -- Suasana malam di Jalan Bhayangkara, Kelurahan Pattirosompe, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, mendadak ricuh, Sabtu (21/2/2026) sekitar pukul 21.40 Wita. Seorang remaja berinisial MRT (16) dilaporkan mengamuk lantaran kesal tidak diberi uang untuk memperbaiki sepeda motornya.
Peristiwa itu bermula dari laporan warga yang mendengar teriakan disertai dugaan upaya pengrusakan rumah milik keluarganya sendiri. Merespons laporan tersebut, personel Polsek Tempe langsung bergerak menuju lokasi guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), petugas mendapati remaja tersebut tengah berteriak memanggil penghuni rumah agar keluar sambil meluapkan emosinya. Ia datang bersama kakaknya. Situasi sempat memanas dan menarik perhatian warga sekitar sebelum akhirnya aparat kepolisian mengambil langkah cepat dengan mengamankan yang bersangkutan untuk meredam ketegangan.
Kapolsek Tempe melalui keterangan tertulis menjelaskan, setelah situasi terkendali, pihaknya segera mempertemukan kedua belah pihak yang masih memiliki hubungan keluarga untuk dilakukan mediasi. Upaya persuasif dan pembinaan diberikan agar persoalan tidak berkembang lebih jauh.
“Permasalahan telah diselesaikan secara kekeluargaan. Kedua belah pihak sepakat berdamai dan tidak melanjutkan ke proses hukum,” demikian keterangan pihak kepolisian.
Adapun personel yang turun langsung ke lokasi yakni IPTU Aditiawarman, AIPTU A. Nasrullah, dan AIPTU M. Sahriwijaya. Setelah proses mediasi dilakukan, situasi dinyatakan aman dan kondusif.
Kepolisian turut mengimbau masyarakat, khususnya para orangtua, agar lebih peka terhadap kondisi emosional anak serta mengedepankan komunikasi dalam menyelesaikan persoalan keluarga. Langkah dialog dinilai menjadi kunci utama mencegah konflik kecil berkembang menjadi persoalan yang lebih besar. (Andi)

