Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Ketegangan Timur Tengah Meningkat, Pemerintah Minta Calon Jemaah Umrah Tunda Keberangkatan

Zahar Zha
Minggu, 01 Maret 2026
Last Updated 2026-03-01T20:58:56Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates

Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak.

HALOSULSEL.COM, JAKARTA --
Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah RI mengimbau calon jemaah umrah yang dijadwalkan berangkat dalam waktu dekat untuk menunda perjalanan ke Tanah Suci. Imbauan ini disampaikan menyusul situasi keamanan di kawasan Timur Tengah yang belum kondusif akibat eskalasi konflik Israel - Iran.


Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menegaskan bahwa langkah tersebut diambil sebagai bentuk kehati-hatian pemerintah demi menjamin keselamatan warga negara Indonesia.


“Mempertimbangkan kondisi Timur Tengah yang tidak menentu dan eskalasinya semakin tinggi, kami mengimbau jemaah umrah yang akan berangkat dalam waktu dekat untuk menunda keberangkatannya,” ujar Dahnil di Jakarta, Minggu (1/3/2026).


Imbauan ini bukan untuk menimbulkan kepanikan, melainkan sebagai langkah antisipatif. Pemerintah juga meminta jemaah umrah yang saat ini berada di Arab Saudi, serta keluarga mereka di Tanah Air, untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu kebenarannya.


Koordinasi intensif terus dilakukan dengan otoritas Arab Saudi, maskapai penerbangan, serta Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU). Pemerintah memastikan bahwa jemaah yang mengalami penundaan kepulangan akan tetap mendapatkan fasilitas yang aman dan layak.


“Kami terus berkoordinasi dengan pihak Arab Saudi, maskapai, dan PPIU agar jamaah yang tertunda kepulangannya dapat ditampung di hotel maupun tempat-tempat lain yang aman dan layak,” jelasnya.


Selain itu, masyarakat diimbau untuk merujuk pada sumber resmi pemerintah dalam memperoleh informasi. Penyebaran kabar yang belum terverifikasi dikhawatirkan dapat memicu keresahan, terutama bagi keluarga jemaah.


Sementara itu, terkait penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi, pemerintah memastikan hingga kini belum ada dampak terhadap tahapan persiapan yang sedang berjalan. Seluruh proses perencanaan dan koordinasi tetap berlangsung sesuai jadwal.


“Kami berharap kondisi segera normal. Pemerintah akan terus memantau perkembangan dan mengambil langkah yang diperlukan demi keselamatan serta kenyamanan jamaah,” tutup Dahnil.


Langkah ini menjadi sinyal bahwa keselamatan jemaah tetap menjadi prioritas utama, di tengah dinamika geopolitik yang terus berkembang. (Abdi)

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Iklan