Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Kodim 1406/Wajo Gaspol, Progres Pembangunan Kopdes Merah Putih Wajo Jadi yang Terbaik di Sulsel

Zahar Zha
Selasa, 03 Maret 2026
Last Updated 2026-03-04T08:05:16Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates


HALOSULSEL.COM, WAJO --
Semangat membangun dari desa kembali digaungkan. Komando Distrik Militer 1406/Wajo merilis progres pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Wajo, Selasa (3/3/2026) malam, di Makodim Sengkang.


Komandan Distrik Militer (Dandim) 1406/Wajo, Harianto, mengungkapkan kabar menggembirakan. Lima Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih telah rampung 100 persen dan siap dioptimalkan untuk menggerakkan roda ekonomi masyarakat.


Kelima Kopdes tersebut berada di Desa Mattirowalie, Cempalagi, Gilireng, Temmabarang, dan Wae Tuo.


“Alhamdulillah, untuk Kopdes Merah Putih di lima wilayah sudah rampung. Ini merupakan bentuk sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun ekonomi berbasis desa,” ujar Harianto di hadapan wartawan.


Menurutnya, kehadiran Kopdes Merah Putih bukan sekadar proyek pembangunan fisik. Lebih dari itu, koperasi ini diharapkan menjadi pusat aktivitas ekonomi desa, tempat hasil pertanian dikelola, kebutuhan pokok didistribusikan, hingga usaha mikro kecil bertumbuh.


“Kita ingin Kopdes ini benar-benar hidup dan dikelola secara profesional oleh masyarakat desa. Peran aktif semua pihak sangat dibutuhkan agar manfaatnya bisa dirasakan langsung,” tegasnya.


Langkah konkret ini pun mengantarkan Wajo ke posisi membanggakan. Hingga Maret 2026, Kabupaten Wajo disebut menduduki peringkat pertama di Sulawesi Selatan dalam realisasi pembangunan KDKMP.


“Berdasarkan progres pembangunan, Wajo dikategorikan sebagai yang terbaik hingga Maret 2026,” ucapnya.


Dari total pembangunan yang berjalan, lima unit telah resmi diluncurkan dan beroperasi, yakni KDKMP Cempalagi, Kampiri, Gilireng, Mattirowalie, dan Temmabarang. Sementara KDKMP Wae Tuo ditargetkan rampung dan diluncurkan pekan depan.


Tak berhenti di situ, sekitar 52 titik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih kini tengah dalam proses pembangunan di berbagai wilayah Kabupaten Wajo. Targetnya, seluruh titik tersebut dapat diselesaikan sebelum 17 Agustus 2026 menjadi kado kemerdekaan dalam bentuk penguatan ekonomi kerakyatan berbasis desa.


Meski ada sorotan terkait perizinan, Harianto memastikan percepatan pembangunan menjadi prioritas tanpa mengabaikan ketentuan administrasi.


“Kami diminta percepatan pembangunan, terkait perizinan nanti menyusul,” jelasnya.


Ia pun mengapresiasi dukungan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat yang telah bergandengan tangan menyukseskan program ini. Kepada insan pers, Dandim berharap dukungan berkelanjutan dalam mensosialisasikan sekaligus mengawal perjalanan Kopdes Merah Putih.


“Kami minta dukungan teman-teman wartawan untuk bersama-sama menyukseskan Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Wajo. Ini untuk kepentingan masyarakat luas,” tuturnya.


Dengan semangat gotong royong dan pengelolaan yang profesional, model Kopdes Merah Putih diharapkan menjadi percontohan bagi desa-desa lain di Wajo. Dari desa, ekonomi dikuatkan. Dari koperasi, kemandirian ditumbuhkan. (*)






iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Iklan