Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Viral! Kepala Sekolah SMA/SMK di Sulsel Ramai-Ramai Mundur

Zahar Zha
Selasa, 09 Juni 2026
Last Updated 2026-06-10T01:59:15Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates

Gambar Ilustrasi (Halosulsel)

HALOSULSEL.COM, MAKASSAR --
Sejumlah kepala SMA dan SMK di Sulawesi Selatan mengajukan pengunduran diri. Dinas Pendidikan Sulsel menyatakan hal itu merupakan konsekuensi dari evaluasi kinerja yang sedang dijalankan.


Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Andi Iqbal Najamuddin, mengatakan pihaknya telah mengevaluasi seluruh kepala sekolah tingkat SMA dan SMK. Hasil evaluasi tersebut menjadi dasar untuk menentukan apakah seseorang masih layak menjabat sebagai kepala sekolah.


"Kami telah melakukan evaluasi terhadap kinerja semua kepala sekolah, dan tentu hasil evaluasi itu menjadi faktor utama dalam menentukan kedudukan menjadi kepsek," ujar Andi Iqbal, Minggu (7/6/2026).


Pernyataan ini menjawab informasi yang beredar terkait mundurnya beberapa kepala sekolah dalam beberapa waktu terakhir. Menurut Andi Iqbal, pengunduran diri tersebut tidak lepas dari hasil penilaian kinerja yang dilakukan timnya.


"Mengenai adanya kepsek yang mengundurkan diri, itu hal yang wajar karena tidak tercapainya kinerja. Pengunduran diri itu akan kita proses sesuai ketentuan perundang-undangan," jelasnya.


Hingga kini, Disdik Sulsel belum merinci berapa jumlah kepala sekolah yang mundur maupun indikator kinerja yang menjadi dasar evaluasi. Keterbukaan terkait hasil evaluasi ini menjadi sorotan publik, mengingat posisi kepala sekolah sangat strategis dalam pengelolaan pendidikan di satuan pendidikan.


Andi Iqbal menegaskan bahwa evaluasi dilakukan sebagai bagian dari pembinaan SDM dan upaya memperbaiki tata kelola pendidikan. Ia membantah adanya faktor lain di luar penilaian kinerja dalam proses tersebut.


Menurutnya, evaluasi merupakan mekanisme umum dalam birokrasi untuk memastikan target dan program pendidikan berjalan sesuai harapan pemerintah.


Di tengah dinamika ini, Disdik Sulsel memastikan proses belajar mengajar tidak terganggu. Pergantian kepala sekolah yang terjadi tidak boleh memengaruhi layanan pendidikan kepada siswa.


"Pendidikan adalah layanan publik yang harus terus berjalan. Karena itu, kami memastikan seluruh aktivitas pembelajaran tetap berlangsung dengan baik dan tidak terganggu oleh proses evaluasi yang sedang berjalan," katanya.


Gelombang pengunduran diri ini muncul bersamaan dengan agenda strategis pendidikan di Sulsel, termasuk pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) dan upaya peningkatan mutu layanan pendidikan.


Disdik Sulsel menyatakan akan terus melanjutkan evaluasi dan pembenahan tata kelola sekolah. Pemerintah Provinsi Sulsel berkomitmen memperkuat kualitas pendidikan melalui sistem yang lebih akuntabel, profesional, dan berorientasi pada peningkatan mutu layanan bagi peserta didik.


Meski begitu, publik masih menunggu keterbukaan pemerintah terkait hasil evaluasi yang menjadi dasar pengunduran diri para kepala sekolah. Transparansi dinilai penting agar proses pembinaan berjalan objektif dan tidak menimbulkan spekulasi di kalangan masyarakat pendidikan. (Has)



iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Iklan