HALOSULSEL.COM, WAJO -- Anggota DPRD Kabupaten Wajo dari Fraksi PAN, Andi Muh. Alauddin Palaguna, S.Sos., M.AP., menggelar reses masa sidang di Dusun Babana, Desa Keera, Kecamatan Keera, Jumat (17/7/2026).
Kegiatan tersebut menjadi ruang dialog antara wakil rakyat dengan masyarakat untuk mendengarkan langsung berbagai kebutuhan yang diharapkan menjadi prioritas pembangunan daerah.
Reses legislator Daerah Pemilihan (Dapil) IV Pitumpanua-Keera itu berlangsung penuh keakraban. Warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai aspirasi, mulai dari pembangunan infrastruktur, penguatan sektor pertanian dan perikanan, hingga peningkatan fasilitas penunjang aktivitas ekonomi masyarakat.
Salah satu aspirasi yang paling banyak disuarakan adalah pembangunan Jembatan Duppawalie sepanjang kurang lebih 20 meter yang menghubungkan Dusun Babana dengan Dusun Duppawalie.
Menurut warga, keberadaan jembatan tersebut sangat dibutuhkan karena menjadi akses utama masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Selain pembangunan jembatan, masyarakat juga mengusulkan pembangunan jalan penghubung Labawang-Paojepe, perbaikan jalan poros Duppawalie-Labawang, rehabilitasi Jalan Dusun Benteng yang kondisinya rusak, pemasangan lampu penerangan jalan menuju Dusun Babana, pembangunan tangga pelabuhan di Toboko, bantuan alat pertanian, serta pembangunan dan perbaikan saluran irigasi.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Andi Alauddin menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Duppawalie menjadi salah satu kebutuhan paling mendesak yang akan diperjuangkannya.
"Yang paling menjadi prioritas adalah pembangunan jembatan yang menghubungkan Dusun Babana dengan Dusun Duppawalie. Jembatan ini bukan hanya mempermudah mobilitas masyarakat, tetapi juga menjadi akses penting bagi aktivitas ekonomi warga," ujar Andi Alauddin.
Ia menilai Desa Keera memiliki potensi besar di sektor pertanian dan perikanan. Banyak masyarakat menggantungkan hidup sebagai petani, nelayan, maupun petambak, sehingga ketersediaan infrastruktur yang memadai menjadi faktor penting untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat.
"Desa Keera memiliki potensi luar biasa di sektor pertanian dan perikanan. Karena itu, pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan, dan irigasi harus menjadi perhatian agar hasil pertanian dan perikanan masyarakat semakin berkembang,".katanya.
Legislator PAN itu juga menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang diterimanya akan dikawal dan diperjuangkan melalui pembahasan bersama pemerintah daerah.
"Saya hadir bukan sekadar mendengar, tetapi berkomitmen mengawal setiap aspirasi masyarakat agar dapat diteruskan kepada OPD terkait dan menjadi bagian dari prioritas pembangunan daerah,"* tegasnya.
Di akhir kegiatan, Andi Alauddin berharap komunikasi yang terjalin dengan masyarakat tetap terjaga sehingga setiap perkembangan terhadap usulan yang telah disampaikan dapat terus dipantau bersama.
Reses tersebut berlangsung penuh antusias. Warga berharap aspirasi yang telah disampaikan, terutama pembangunan Jembatan Duppawalie serta peningkatan infrastruktur pendukung sektor pertanian dan perikanan, dapat segera diwujudkan demi mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Desa Keera. (Humas DPRD Wajo)


