HALOSULSEL.COM, MAROS -- Pemkab Maros mengusulkan sembilan ruas jalan melalui program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD) kepada pemerintah pusat pada tahun ini. Usulan tersebut difokuskan untuk membuka akses di wilayah pegunungan yang selama ini masih memiliki keterbatasan infrastruktur jalan.
Bupati Maros, Chaidir Syam, mengatakan, pembangunan jalan melalui program tersebut diarahkan untuk memperluas konektivitas di kawasan pegunungan yang masih sulit dijangkau. Wilayah yang menjadi prioritas meliputi Kecamatan Camba, Cenrana, Mallawa, dan Tompobulu.
“Iya, memang fokusnya di pegunungan, karena jalannya masih banyak yang belum ada sama sekali,” katanya, Kamis, 9 Juli 2026.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan dan Permukiman (PUTRPP) Maros, Alfian Amri, mengungkapkan terdapat sembilan ruas jalan yang diusulkan dengan total panjang mencapai 27,38 kilometer.
Ruas jalan dibagi dalam tiga koridor. “Di Koridor Tompobulu, terdapat empat ruas jalan, yakni Jalan Bontomanurung–Batas Gowa sepanjang 8,07 kilometer, Jalan Damma–Bontosomba sepanjang 4,36 kilometer, Jalan Tombolo–Damma sepanjang 1,10 kilometer, serta Jalan Masale–Tombolo sepanjang 1,80 kilometer,” rincinya.
Sementara di Koridor Mallawa terdapat tiga ruas jalan, yakni Jalan Salometti–Wanuawaru sepanjang 3,95 kilometer, Jalan Bance’e–Salometti sepanjang 1,92 kilometer, serta Jalan Uludaya–Batuputih sepanjang 5,47 kilometer.
“Adapun di Koridor Bantimurung terdapat dua ruas jalan yang diusulkan, yakni Jalan Cabella–Talamangape sepanjang 2,87 kilometer dan Jalan Cabella–Tammate sepanjang 1,80 kilometer,” tutupnya.

