HALOSULSEL.COM, WAJO -- Menjadi bagian dari Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) bukan sekadar berdiri tegap di bawah kibaran Merah Putih. Di balik tugas tersebut, ada proses panjang yang menuntut disiplin, ketekunan, kekompakan, serta keberanian untuk terus mencoba.
Hal itulah yang dijalani Ahmad Haikal Ashar, siswa SMA Negeri 1 Sengkang yang kembali mendapat kepercayaan menjadi anggota Paskibraka di Kabupaten Wajo.
Putra pasangan Zaharuddin dan Eka Yuliasthy ini mengaku bangga bisa kembali dipercaya mengemban tugas tersebut. Apalagi, tahun 2026 menjadi kali kedua dirinya menjadi bagian dari pasukan pengibar bendera.
Setahun sebelumnya, tahun 2025, Haikal terlebih dahulu bertugas sebagai Paskibraka tingkat Kecamatan Tanasitolo. Saat itu, ia dipercaya menjadi pengapit Pasukan Delapan.
Pengalaman tersebut kemudian menjadi bekal sekaligus motivasi bagi Haikal untuk mencoba tantangan yang lebih besar. Ia kembali mengikuti seleksi dan akhirnya berhasil lolos sebagai Paskibraka tingkat Kabupaten Wajo.
“Pengalaman ini menjadi motivasi bagi saya untuk meningkatkan kemampuan dan disiplin hingga akhirnya mendapat kepercayaan di tingkat kabupaten,” ujar Haikal.
Bagi Haikal, menjadi Paskibraka bukan hanya soal kebanggaan mengenakan seragam dan mengibarkan Sang Merah Putih. Lebih dari itu, ada tanggung jawab untuk menjaga kedisiplinan, kekompakan, sekaligus menjadi pribadi mandiri.
Selama menjalani proses latihan, ia juga mendapat banyak pengalaman berharga dari para pelatih dan senior Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Wajo.
![]() |
| Ketgam: Ahmad Haikal Ashar (kiri) saat mengapit pembawa baki Paskibraka di penurunan bendera HUT RI Ke-80 tahun 2025 Kecamatan Tanasitolo, Kabupaten Wajo. (Doc. Halosulsel) |
“Memang ada peluh, tapi lebih banyak pengalaman seru dan berharga yang kami dapatkan dari pelatih dan juga para senior PPI,” ungkap pelajar kelas II SMA yang memiliki hoby running ini.
Dukungan keluarga dan sekolah juga menjadi bagian penting dalam perjalanan Haikal. Ia menyebut doa dan dukungan orang tua menjadi salah satu kekuatan yang membuatnya terus berusaha memberikan yang terbaik.
Dari tingkat kecamatan hingga Kabupaten Wajo, perjalanan Haikal menjadi gambaran bahwa kesempatan besar sering kali datang kepada mereka yang mau terus mencoba.
Tepat di Senin 17 Agustus 2026, Haikal bersama putra-putri terbaik Wajo mendapat kepercayaan dan sukses mengemban tugas mengibarkan Merah Putih di Lapangan Merdeka Kota Sengkang.
Bagi dirinya, kesempatan itu bukan sekadar kebanggaan, tetapi juga amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Ia berharap pengalaman yang diperolehnya selama menjadi Paskibraka dapat menjadi bekal untuk terus berkembang dan meraih cita-cita di masa depan.
“Terima kasih kepada para pelatih, senior PPI yang penuh kesabaran membimbing kami, dan terima kasih kepada Pemda Wajo, khususnya Kesbangpol yang terus memberi dukungan hingga kami bisa menjalankan tugas dengan baik,” ucap Haikal. (*)


