
Menteri Koordinator Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra. (Poto: Ist)
HALOSULSEL .COM, JAKARTA -- Menteri Koordinator Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, angkat suara menanggapi temuan Ombudsman RI yang jadi sorotan dan viral di media sosial.
Yusril mengaku telah berkoordinasi dengan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk menindaklanjuti temuan Ombudsman.
Ia bahkan mempersilakan media melihat langsung kondisi bangunan yang menjadi sorotan tersebut untuk memastikan apakah benar terdapat fasilitas mewah berstandar apartemen di dalam lapas.
"Kami memutuskan hari ini media dipersilakan meliput secara langsung seperti apa temuan Ombudsman tersebut. Apakah benar ada fasilitas mewah berstandar apartemen di sana," ujar Yusril, dikutip Halosulsel dari BBC, Kamis (24/9/2026).
Menurut Yusril, jika nantinya ditemukan pelanggaran yang melibatkan pejabat pemasyarakatan maupun petugas Lapas Cibinong, pihaknya akan mengambil tindakan.
"Kalau ada, pastikan fasilitas apa itu. Apakah itu rumah pegawai di dalam lapas, tempat asimilasi napi menjelang bebas, atau memang benar itu fasilitas mewah untuk para napi tertentu yang sanggup membayar," katanya.
Sementara Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Jawa Barat, Yudi Suseno, menyebut bangunan yang menjadi sorotan tersebut merupakan rumah dinas bagi para pejabat Lapas Kelas IIA Cibinong.
Meski demikian, Yudi memastikan pihaknya tetap melakukan pendalaman untuk memastikan tidak ada pelanggaran di area tersebut.
"Adapun jika di area asimilasi tersebut terdapat hal-hal yang tidak semestinya, ini sedang kami dalami oleh tim. Komitmen pimpinan, kami akan lakukan pemeriksaan dan akan kami tindak sesuai aturan secara proporsional," kata Yudi. (Aby)
