Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Ratusan Warga Hadiri Reses Fery Surachmat, Usulkan Perbaikan Infrastruktur dan Pengembangan Wisata

HALO
Rabu, 28 Oktober 2026
Last Updated 2026-10-28T08:34:55Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates


HALOSULSEL.COM, WAJO
-- Suasana penuh keakraban mewarnai kegiatan reses Anggota DPRD Kabupaten Wajo, Fery Surachmat, S.E., M.A.P., di Rumah Adat Atakkae, Kelurahan Atakkae, Kecamatan Tempe, Rabu (28/10/2026). 


Di hadapan ratusan warga yang didominasi kaum emak-emak, legislator Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu membuka ruang dialog untuk mendengarkan berbagai kebutuhan dan persoalan masyarakat.


“Selain reses, ini juga menjadi ajang silaturahmi kami sebagai anggota DPRD dengan konstituen,” ujar Fery mengawali sambutannya.


Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Komisi IV DPRD Wajo itu turut menyampaikan perkembangan di bidang pelayanan kesehatan. Ia mengungkapkan, RSUD Lamaddukelleng Sengkang telah mendapatkan bantuan alat pemeriksaan CT scan pada tahun ini. Kehadiran alat tersebut diharapkan dapat meningkatkan pelayanan medis bagi masyarakat Wajo.


“Ini merupakan bagian dari perjuangan saya sejak menjadi anggota DPRD. Semoga tahun depan sudah bisa berfungsi sehingga masyarakat Wajo tidak perlu lagi dirujuk ke luar daerah untuk pemeriksaan bagian dalam tubuh,” ungkap Fery yang disambut gembira warga.


Tak hanya pelayanan kesehatan, Fery juga menyampaikan bahwa Komisi IV DPRD Wajo tengah membahas rancangan peraturan daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. Regulasi tersebut diharapkan dapat memperluas perlindungan bagi pekerja, termasuk petani, nelayan, dan kelompok pekerja rentan lainnya.


“Dengan adanya perda ini, nantinya para petani dan nelayan kita bisa mendapatkan BPJS Ketenagakerjaan secara gratis, termasuk pekerja rentan lainnya,” jelasnya.


Meski menyampaikan sejumlah perkembangan tersebut, Fery tetap menempatkan aspirasi warga sebagai bagian utama dalam kegiatan reses. Ia mengajak masyarakat untuk tidak sungkan mengutarakan keluhan maupun usulan yang berkaitan dengan kepentingan publik di lingkungan mereka.


Sejumlah aspirasi pun disampaikan warga, mulai dari perbaikan gorong-gorong dan pembangunan jalan di kawasan Perumnas Atakkae hingga bantuan pembangunan PAUD Merdeka. Warga berharap berbagai kebutuhan tersebut mendapat perhatian agar lingkungan permukiman semakin nyaman dan akses pendidikan anak usia dini dapat terpenuhi.



Masyarakat juga mendorong pengembangan kawasan Rumah Adat Atakkae agar lebih hidup dan berkembang. Kawasan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi destinasi wisata, tetapi juga pusat kegiatan olahraga sekaligus ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mengembangkan usaha mereka.


Aspirasi lainnya menyangkut penurunan desil bagi warga yang membutuhkan bantuan sosial. Warga berharap pemutakhiran data kesejahteraan dapat dilakukan sesuai kondisi ekonomi riil masyarakat, sehingga bantuan sosial dapat diterima oleh mereka yang benar-benar membutuhkan.


Menanggapi berbagai usulan tersebut, Fery menegaskan komitmennya untuk menyampaikan dan mengawal aspirasi warga melalui mekanisme yang berlaku. Ia menjelaskan bahwa realisasi program membutuhkan proses dan koordinasi dengan pemerintah, termasuk melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di tingkat kelurahan maupun kecamatan.


“Kami bukan penentu. Harus melalui reses dan Musrenbang, dan mudah-mudahan bisa kita usulkan tahun depan. Yang terpenting, kita catat dan kita kawal bersama,” kata Fery.


Kegiatan reses tersebut turut dihadiri Lurah Atakkae, perwakilan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim), serta perwakilan Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar). Fery juga menggandeng Dinas Kesehatan untuk menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga.


Di penghujung kegiatan, Fery kembali menegaskan pentingnya komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat. Ia mempersilakan warga menghubunginya apabila terdapat persoalan maupun kebutuhan publik yang perlu diperjuangkan.


“Segala sesuatu terkait kebutuhan masyarakat, kebutuhan publik, jangan ragu-ragu menelepon saya. Nomor saya terbuka untuk warga Atakkae,” pungkasnya, disambut tepuk tangan warga yang hadir. (Humas DPRD Wajo)

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Iklan