
HALOSULSEL.COM, JAKARTA -- Keamanan anak di dunia digital menjadi perhatian penting bagi orang tua, terutama ketika bermain game online. Tak hanya membatasi waktu bermain, orang tua juga perlu memahami aktivitas anak di dunia maya, menjaga komunikasi, serta mengenali perubahan perilaku yang dapat memengaruhi kesehatan mental mereka.
Platform game Roblox membagikan sejumlah tips praktis yang dapat diterapkan orang tua untuk menciptakan pengalaman bermain yang lebih aman dan positif bagi anak.
Bersama Pendiri Safe Online Standards, Dan Reidenberg, Roblox menghadirkan panduan Tools for Interactive Player Safety (TIPS). Panduan ini berisi langkah-langkah untuk membantu keluarga membangun kebiasaan digital yang sehat sekaligus mencegah anak mengalami perundungan maupun perilaku tidak pantas di dunia online.
Senior Director of Global Parental Advocacy Roblox, Elizabeth Milovidov, mengatakan keterlibatan orang tua dapat membuka ruang komunikasi yang lebih baik dengan anak.
Menurutnya, orang tua dapat meluangkan waktu untuk duduk bersama anak dan menanyakan pengalaman mereka saat bermain game. Dengan begitu, aktivitas bermain tidak sekadar menjadi hiburan, tetapi juga kesempatan bagi keluarga untuk belajar, berkreasi, dan membangun kedekatan.
Dikutip dari pernyataan resmi, Kamis (15/10/2026), Roblox menekankan bahwa kesehatan anak saat bermain game tidak hanya diukur dari lamanya waktu di depan layar. Hal yang tak kalah penting adalah bagaimana aktivitas tersebut memengaruhi keseharian, hubungan sosial, dan kondisi emosional anak.
Roblox juga menyarankan orang tua menghindari pertanyaan yang terkesan menghakimi. Sebaliknya, bangun percakapan dengan rasa ingin tahu dan sikap terbuka agar anak merasa nyaman menceritakan pengalaman mereka, termasuk ketika menghadapi situasi yang membuat tidak aman.
Lima Tips Menjaga Anak Tetap Aman di Dunia Game Online
Berikut lima langkah yang disarankan Roblox agar orang tua dapat mendampingi anak saat bermain game online.
1. Ajarkan anak berani menghentikan interaksi yang tidak nyaman
Anak perlu memahami bahwa mereka tidak harus melanjutkan percakapan yang membuat takut, tertekan, atau tidak nyaman. Orang tua dapat mengajarkan cara keluar dari percakapan, membisukan atau memblokir pemain lain, hingga berhenti bermain jika diperlukan.
2. Simpan bukti dan laporkan perilaku yang tidak pantas
Jika anak mengalami perundungan, pelecehan, atau menemukan perilaku mencurigakan, orang tua dapat membantu menyimpan bukti, seperti tangkapan layar dan riwayat percakapan. Selanjutnya, gunakan fitur pelaporan yang tersedia di platform agar kejadian tersebut dapat ditindaklanjuti.
3. Pastikan anak tidak menghadapi masalah sendirian
Perundungan di dunia maya dapat berdampak lebih berat ketika anak merasa tidak memiliki tempat untuk bercerita. Karena itu, orang tua perlu memastikan anak mengetahui bahwa mereka dapat meminta bantuan kepada orang dewasa yang dipercaya, seperti keluarga, guru, atau konselor.
Orang tua juga dapat mengajak anak lebih peduli terhadap teman yang mengalami perundungan dan mendorong mereka mencari bantuan ketika dibutuhkan.
4. Kenali perubahan perilaku dan kondisi emosional anak
Keluarga perlu mewaspadai perubahan yang tidak biasa, seperti anak tiba-tiba menjauh dari teman, kehilangan minat terhadap game yang sebelumnya disukai, sering merasa putus asa, atau mengalami perubahan suasana hati yang drastis.
Kebiasaan bermain hingga mengganggu waktu tidur dan aktivitas sehari-hari juga perlu menjadi perhatian. Pendekatan yang tenang dan penuh empati dapat membantu orang tua memahami apa yang sedang dialami anak.
5. Lindungi informasi pribadi anak
Anak perlu diingatkan agar tidak sembarangan membagikan informasi pribadi kepada orang lain di internet. Informasi tersebut mencakup nama lengkap, alamat rumah, lokasi sekolah, kata sandi akun, hingga data keuangan keluarga.
Orang tua juga sebaiknya membiasakan anak untuk berkonsultasi sebelum membagikan informasi atau menerima ajakan yang mencurigakan dari orang yang dikenal melalui game.
Roblox Sediakan Fitur Pendampingan Orang Tua
Selain memberikan panduan keamanan, Roblox menawarkan sejumlah fitur untuk membantu orang tua mendampingi aktivitas digital anak, di antaranya Roblox Parental Controls, Family Zone & Co-Play, serta Teen Well-Being Tools.
Fitur-fitur tersebut dapat menjadi bagian dari upaya keluarga dalam mengawasi aktivitas bermain, membangun pengalaman bermain bersama, dan mendukung kesejahteraan anak saat menggunakan platform.
Pada akhirnya, menjaga anak tetap aman di dunia digital bukan hanya soal memasang batasan atau mengawasi layar. Komunikasi terbuka, pendampingan yang konsisten, dan kesediaan orang tua untuk mendengarkan menjadi langkah penting agar anak mampu mengenali risiko, berani meminta bantuan, dan menikmati permainan online secara lebih sehat. (Net)

