HALODOKTER -- Sakit kepala memang sering dianggap sepele. Namun jika muncul berulang kali dan mengganggu aktivitas, kondisi ini bisa jadi tanda ada masalah pada tubuhmu.
Mulai dari kurang minum, kurang tidur, hingga penyakit tertentu semuanya bisa memicu sakit kepala. Karena itu, penting untuk memahami apa yang sebenarnya menjadi penyebabnya.
Apa Itu Sakit Kepala?
Sakit kepala adalah rasa nyeri di bagian kepala yang bisa terasa berdenyut, menekan, atau menusuk. Nyeri bisa muncul di satu titik atau menyebar ke seluruh kepala. Hampir semua orang pernah mengalaminya, tetapi penyebabnya bisa berbeda pada tiap orang.
Jenis-Jenis Sakit Kepala yang Paling Umum
1. Sakit kepala tegang (tension headache)
Rasa nyeri seperti ditekan atau dililit, biasanya muncul karena stres.
2. Migrain
Nyeri berat yang datang berdenyut, sering disertai mual, muntah, atau sensitif cahaya.
3. Sakit kepala cluster
Nyeri sangat parah dan muncul berulang dalam periode tertentu.
4. Sakit kepala sinus
Dipicu infeksi sinus, nyeri terasa di sekitar hidung, mata, dan dahi.
Kenapa Sering Sakit Kepala? Ini Kemungkinan Pemicunya
1. Stres
Saat stres, tubuh melepaskan hormon yang memicu sakit kepala tegang. Nyeri biasanya terasa di dahi atau belakang kepala.
2. Kurang tidur
Tidur yang tidak cukup membuat otak tidak beristirahat dengan baik, sehingga muncul sinyal berupa sakit kepala.
3. Dehidrasi
Kurang minum menyebabkan suplai oksigen ke otak berkurang, memicu pusing dan nyeri kepala.
4. Pola makan yang buruk
Telat makan atau konsumsi makanan tertentu seperti makanan ber-MSG, kafein berlebih, atau makanan olahan dapat memicu sakit kepala.
5. Masalah penglihatan
Mata yang bekerja terlalu keras karena rabun atau terlalu lama menatap layar juga bisa menyebabkan sakit kepala.
6. Migrain
Migrain dipengaruhi faktor genetik, hormon, stres, makanan tertentu, hingga perubahan cuaca. Gejala biasanya lebih berat dari sakit kepala biasa.
7. Gangguan sinus
Sinusitis dapat menimbulkan nyeri di sekitar mata, pipi, atau dahi, disertai hidung tersumbat.
8. Efek samping obat
Penggunaan obat pereda nyeri berlebihan justru bisa menyebabkan rebound headache.sakit kepala yang datang kembali saat obat habis bekerja.
9. Tekanan darah tinggi
Pada kasus tertentu, tekanan darah sangat tinggi dapat memicu sakit kepala, terutama di area belakang kepala.
Faktor Risiko Sakit Kepala
* Riwayat keluarga
* Usia dewasa muda
* Wanita lebih rentan migrain
* Pekerjaan penuh tekanan
* Merokok
* Konsumsi alkohol
Kapan Harus ke Dokter?
Segera periksa ke dokter jika sakit kepala:
* Tidak membaik setelah istirahat atau minum obat
* Disertai gejala seperti kebas, lemas, atau gangguan penglihatan
* Muncul sangat sering atau makin berat
* Tiba-tiba datang dengan intensitas tinggi
Diagnosa yang tepat sangat penting untuk menentukan penyebab dan penanganannya.
Cara Mencegah Sakit Kepala
* Cukupi kebutuhan cairan
* Tidur teratur
* Kelola stres dengan olahraga atau meditasi
* Batasi waktu menatap layar
* Makan teratur dan pilih makanan sehat
Memahami penyebab sakit kepala bisa membantu kamu mengambil langkah yang tepat untuk mengatasinya.
Kalau ada keluhan kesehatan, jangan ragu berkonsultasi dengan dokter. Kamu juga bisa membeli obat dan produk kesehatan melalui layanan apotek online resmi yang aman dan tepercaya. (Halodoc/Asthy)

