Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Dua Bocah Tenggelam di Sungai Walanae Padduppa Ditemukan Tak Bernyawa

Zahar Zha
Kamis, 28 Mei 2026
Last Updated 2026-05-29T14:52:41Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates

Gambar Ilustrasi 


HALOSULSEL.COM, WAJO – Suasana duka menyelimuti warga di bantaran Sungai Walanae, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan. Dua bocah yang sebelumnya dilaporkan tenggelam saat berenang bersama teman-temannya akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat (29/5/2026).


Kedua korban diketahui bernama Fatir (10) dan Akbar (11). Setelah proses pencarian intensif selama dua hari, tim SAR gabungan resmi menutup operasi pencarian usai seluruh korban berhasil ditemukan dan dievakuasi.


Humas Basarnas Makassar, Ade Hamsidar, mengatakan operasi SAR dinyatakan selesai setelah kedua korban ditemukan.


“Operasi SAR dinyatakan selesai dan diusulkan ditutup. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing dengan ucapan terima kasih,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (29/5/2026).


Peristiwa nahas itu terjadi di Sungai Walanae, Kelurahan Paduppa, Kecamatan Tempe, Kamis (28/5) sekitar pukul 14.50 Wita. Saat itu, Fatir dan Akbar berenang bersama empat rekannya di aliran sungai yang tengah deras.


Menurut informasi yang dihimpun, kedua bocah tersebut sempat berenang hingga ke bagian tengah sungai. Namun, arus yang kuat membuat mereka kesulitan kembali ke tepian. Teman-temannya hanya bisa melihat tubuh keduanya terseret arus dan hanyut menjauh sebelum akhirnya hilang dari permukaan air.


Tim SAR gabungan langsung melakukan pencarian sejak laporan diterima. Pencarian hari kedua dimulai sejak pukul 07.00 Wita dengan membagi personel ke dalam tiga Search and Rescue Unit (SRU).


Korban pertama, Akbar, ditemukan pada Jumat pagi sekitar pukul 09.25 Wita dalam kondisi meninggal dunia. Ia ditemukan sekitar 12 kilometer dari titik awal tenggelam.


Jenazah Akbar kemudian dievakuasi dan sempat dibawa ke RSUD Lamaddukelleng untuk proses identifikasi sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.


Sekitar dua jam kemudian, korban kedua bernama Fatir ditemukan warga pada pukul 11.30 Wita. Fatir ditemukan sekitar 3 kilometer dari lokasi kejadian dalam kondisi tak bernyawa.


Tim SAR gabungan segera mengevakuasi jasad korban ke rumah duka. Penemuan Fatir sekaligus memastikan seluruh korban tenggelam di Sungai Walanae telah ditemukan.


Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengungkapkan proses pencarian menghadapi sejumlah kendala di lapangan. Selain arus sungai yang deras, kondisi air yang keruh berwarna cokelat turut menyulitkan proses penyisiran.


“Tim SAR gabungan dibagi tiga unit menggunakan tiga perahu karet menyisir sepanjang alur Sungai Walanae. Arus sungai yang deras dan air berwarna cokelat menjadi salah satu kendala yang dihadapi tim dalam upaya pencarian dan evakuasi korban,” ungkapnya.


Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, mulai dari Basarnas Pos SAR Bone, TNI-Polri, BPBD, Damkar, PMI, PSPB, Tagana hingga masyarakat setempat yang turut membantu proses pencarian sejak hari pertama.


Setelah seluruh rangkaian operasi selesai, tim SAR gabungan menggelar debriefing sebelum seluruh personel dikembalikan ke satuan masing-masing. (Andi)

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Iklan