Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Pasar Salojampu Disorot, DPRD Wajo Apresiasi Respons Cepat OPD Tangani Keluhan Warga

Zahar Zha
Senin, 04 Mei 2026
Last Updated 2026-05-05T03:26:55Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates


HALOSULSEL.COM, WAJO --
Kondisi Pasar Salojampu di Kecamatan Sabbangparu yang sempat viral karena tampak kumuh dan tidak terurus mendapat perhatian serius. 


Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Wajo, Herman Arif, mengapresiasi gerak cepat Dinas Perindustrian dan Koperasi (Disperindagkop) bersama Dinas Lingkungan Hidup Daerah (DLHD) dalam merespons keluhan masyarakat.


Apresiasi tersebut disampaikan menyusul langkah cepat kedua instansi yang turun langsung membersihkan tumpukan sampah di area pasar, yang sebelumnya dikeluhkan warga.


“Atas koordinasi yang baik antara Disperindagkop dan DLHD, keluhan masyarakat bisa langsung ditangani dengan cepat,” ujar Herman Arif.


Meski demikian, ia menegaskan bahwa penanganan tidak boleh berhenti pada persoalan sampah dan drainase semata. Pembenahan tata kelola pasar secara menyeluruh dinilai penting agar kondisi pasar lebih tertib dan nyaman.


“Kami juga meminta agar penataan lapak pedagang dibenahi, sehingga tidak terlihat kumuh dan semrawut,” tegas Ketua Fraksi Gerindra DPRD Wajo tersebut.


Herman Arif juga menyampaikan terima kasih kepada para aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan masyarakat yang telah menyampaikan kritik serta masukan konstruktif.


“Saran dan kritik seperti ini sangat kita butuhkan demi kebaikan bersama. Terima kasih kepada masyarakat yang peduli terhadap kondisi daerah kita,” tambah Ketua Fraksi Gerindra DRPD Wajo ini.


Sebelumnya, kondisi Pasar Salojampu menjadi sorotan publik setelah sebuah video yang diunggah di media sosial memperlihatkan lingkungan pasar yang kotor dan tidak terkelola dengan baik.


Dalam video tersebut terlihat tumpukan sampah, mulai dari sisa ikan, sayuran busuk hingga plastik, berserakan di sejumlah titik. Saluran drainase juga dilaporkan mampet dan berlumpur, menyebabkan genangan air limbah berwarna hitam serta menimbulkan bau menyengat.


Tak hanya itu, kondisi tersebut turut memicu banyaknya lalat yang mengganggu aktivitas pedagang dan pembeli. Penataan lapak yang tidak tertib, dengan meja dan terpal yang meluber hingga ke badan jalan, juga membuat area pasar menjadi sempit dan rawan.


Kondisi ini diharapkan menjadi momentum perbaikan tata kelola pasar secara menyeluruh, agar Pasar Salojampu dapat kembali menjadi pusat aktivitas ekonomi yang bersih, tertib, dan nyaman bagi masyarakat.

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Iklan