Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Tangis di Tepi Walanae, Dua Bocah Wajo Hanyut Saat Bermain Bersama Teman

Zahar Zha
Kamis, 28 Mei 2026
Last Updated 2026-05-28T12:02:30Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates


HALOSULSEL.COM, WAJO --
Sore itu, suasana di tepi Sungai Walanae, Kelurahan Padduppa, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, masih dipenuhi suara tawa anak-anak yang bermain di pinggir sungai. 


Namun dalam hitungan menit, keceriaan itu berubah menjadi kepanikan dan tangis pilu.


Kamis (28/5/2026) sekitar pukul 15.14 WITA, dua bocah bernama Fathir bin Alam (12) dan Akbar bin Ian (11) dilaporkan tenggelam setelah diduga terseret derasnya arus Sungai Walanae saat bermain bersama teman-temannya.


Kedua korban diketahui merupakan pelajar yang tinggal di Jalan Cendana, Kelurahan Lapongkoda, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo.


Berdasarkan informasi yang dihimpun, sore itu ada sekitar enam anak terlihat bermain di tepian sungai kawasan Padduppa. Mereka bermain seperti anak-anak pada umumnya, bercanda dan saling kejar di pinggir aliran sungai yang tampak tenang dari permukaan.


Namun siapa sangka, suasana berubah mencekam ketika kedua korban diduga saling “baku gendong” di tepian sungai sebelum kehilangan keseimbangan dan jatuh ke aliran air.


Dikutip dari Berita Wajo, Salah seorang saksi, Kebba bin Anjoreng (10), mengaku sempat melihat detik-detik kedua temannya terseret arus.


“Korban bersama temannya sedang bermain di pinggir sungai, kemudian kedua korban diduga baku gendong lalu tiba-tiba terseret arus dan hanyut,” tuturnya dengan suara lirih.


Anak-anak yang berada di lokasi sempat panik dan berteriak meminta pertolongan. Mereka berusaha mencari keberadaan kedua korban, namun derasnya arus Sungai Walanae membuat tubuh kedua bocah itu dengan cepat hilang dari pandangan.


Warga yang mendengar teriakan langsung berdatangan ke lokasi. Suasana tepi sungai mendadak dipenuhi kepanikan. Sebagian warga mencoba melakukan pencarian seadanya, sementara lainnya menghubungi pihak berwenang.


Tangis keluarga pecah ketika kabar tenggelamnya kedua bocah itu sampai ke rumah mereka. Beberapa anggota keluarga terlihat histeris saat tiba di lokasi kejadian, berharap anak-anak mereka segera ditemukan dalam keadaan selamat.


Hingga malam hari, proses pencarian masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan yang terdiri dari BPBD, Damkar Wajo, serta dibantu masyarakat sekitar. Perahu karet dikerahkan menyusuri aliran Sungai Walanae, sementara warga terus memadati area pencarian dengan harapan dan doa agar kedua bocah tersebut segera ditemukan. (As)

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Iklan