Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

​Daya Tampung Sekolah Negeri di Maros Krisis Tapi Melimpah di Pelosok

M. Amri
Selasa, 09 Juni 2026
Last Updated 2026-08-12T11:57:51Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates

HALOSULSEL.COM, MAROS – Memasuki hari kedua, pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SD dan SMP Negeri di Kabupaten Maros masih dibayangi persoalan klasik. Yakni krisis daya tampung.


​Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdik) Kabupaten Maros mengakui adanya ketimpangan mencolok. Di wilayah padat penduduk, kuota sekolah negeri sangat minim. Sebaliknya, di wilayah pelosok, sekolah justru kekurangan murid.


​Sekretaris Dinas Pendidikan Maros, Asri Rajab, membenarkan kondisi tersebut. Menurutnya, kecamatan dengan populasi padat seperti Mandai, Turikale, Moncongloe, dan Marusu menjadi wilayah yang paling rawan kekurangan daya tampung.


Sayangnya, persentase antara jumlah pendaftar dan daya tampung saat ini belum terdata secara real-time oleh pihak sekolah.


​"Yah, memang kita akui daya tampung di beberapa SD dan SMP, khususnya di kecamatan yang padat penduduknya, masih minim," ujar Asri Rajab, Selasa (9/6/2026).


​Meski demikian, Asri menilai persoalan di tingkat SMP Negeri biasanya masih bisa teratasi berkat kehadiran sekolah swasta di wilayah-wilayah padat tersebut.


​"Tahun lalu hampir tidak ada masalah karena yang tidak tertampung di sekolah negeri biasanya beralih ke swasta. Jadi, tidak ada anak yang putus sekolah atau tidak lanjut ke jenjang berikutnya," tambahnya.


​Kondisi bertolak belakang justru terjadi di wilayah dengan kepadatan penduduk rendah, seperti di Kecamatan Tompobulu dan Mallawa. 


Di daerah ini, kuota penerimaan siswa baru justru sering tidak terpenuhi. Bahkan, ada satu sekolah negeri yang terkadang hanya menerima 10 murid baru.


​"Kalau kita lihat secara total, kuota murid baru di seluruh sekolah negeri di Maros ini sebenarnya cukup. Tapi kembali lagi ke soal jarak. Tidak mungkin orang Moncongloe disuruh sekolah ke Tompobulu," papar Asri.

Sebagai langkah jangka panjang, Disdik Maros berencana mendata ulang kebutuhan daya tampung di daerah padat untuk diajukan dalam program revitalisasi sekolah.


​"Dengan program Pak Presiden terkait revitalisasi sekolah, sekolah yang masih memiliki lahan kosong akan kita bangunkan Ruang Kelas Baru (RKB) guna menambah daya tampung," jelasnya.


​Sementara itu, Ketua Panitia SPMB Disdik Maros, Takdir, menjelaskan tahun ini penerimaan siswa baru dibuka melalui empat jalur resmi: Afirmasi, Prestasi, Mutasi, dan Domisili (Zonasi).


​Berikut adalah jadwal lengkap proses seleksi SPMB Maros 2026:

​Jalur Afirmasi: 8 – 9 Juni 2026

​Jalur Prestasi: 12 – 13 Juni 2026

​Jalur Mutasi: 17 – 18 Juni 2026

​Jalur Domisili: 22 – 25 Juni 2026

​Verifikasi Data: 10 – 26 Juni 2026

​Pengumuman Hasil: 20 dan 27 Juni 2026


Ketentuan Kuota Masing-Masing Jalur:


​Jalur Domisili (Zonasi): Menjadi jalur dengan kuota terbesar, yaitu sebesar 75 persen untuk tingkat SD dan 50 persen untuk tingkat SMP.

​Jalur Prestasi: Hanya berlaku untuk tingkat SMP dengan alokasi kuota sebesar 25 persen.

​Jalur Afirmasi: Disiapkan kuota sebesar 20 persen yang berlaku sama untuk jenjang SD maupun SMP.

​Jalur Mutasi: Mendapat alokasi kuota paling kecil, yakni sebesar 5 persen untuk kedua jenjang pendidikan.


​Terkait teknis pendaftaran, Takdir menyebut seluruh proses dilakukan secara online melalui aplikasi SPMB yang terintegrasi langsung dengan database nasional. Namun, bagi calon siswa di wilayah terpencil yang terkendala jaringan internet, pihak sekolah akan memfasilitasi pendaftaran secara offline terlebih dahulu.


​“Nanti setelah panitia sekolah mendapatkan akses jaringan, dokumen calon peserta didik tersebut baru diunggah ke sistem SPMB,” terangnya.


​Sistem ini sengaja dirancang untuk memudahkan sekolah dan operator Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dalam menarik data secara cepat dan akurat untuk sinkronisasi ke sistem nasional.


​Sebagai informasi, total sekolah negeri di Kabupaten Maros yang membuka pendaftaran tahun ini sebanyak 265 sekolah, yang terdiri atas 222 SD Negeri dan 43 SMP Negeri. 


iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Iklan