HALOSPORT, BOLA -- Semifinal Piala Dunia 2026 dipastikan menghadirkan pertarungan bertabur bintang. Timnas Spanyol akan berhadapan dengan Prancis setelah kedua tim sukses melewati ujian berat di babak perempat final.
Spanyol melaju dengan penuh drama usai menumbangkan Belgia 2-1 di Los Angeles Stadium, Jumat (11/7/2026). Sementara Prancis memastikan tiket semifinal setelah menaklukkan Maroko dalam duel yang juga berlangsung sengit.
La Roja datang ke semifinal dengan kepercayaan diri tinggi. Tim asuhan Luis de la Fuente kini mencatatkan 36 pertandingan tanpa kekalahan di semua ajang, menyamai rekor Argentina era Lionel Messi (2019–2022). Jika mampu mengalahkan Prancis, Spanyol akan menyamai rekor dunia milik Italia yang membukukan 37 laga tak terkalahkan.
Spanyol Singkirkan Belgia Lewat Gol Penentu Menit Akhir
Pelatih Luis de la Fuente membuat keputusan berani dengan mencadangkan Pedri dan memberi kesempatan Fabian Ruiz tampil sejak menit pertama. Keputusan tersebut langsung membuahkan hasil.
Pada menit ke-30, Dani Olmo melepaskan tembakan keras yang ditepis Thibaut Courtois. Bola muntah langsung disambar Fabian Ruiz untuk membawa Spanyol unggul 1-0.
Belgia mampu bangkit menjelang turun minum. Berawal dari umpan brilian Kevin De Bruyne yang membebaskan Timothy Castagne di sisi kanan, bola silang Castagne disambut sundulan Charles De Ketelaere yang menaklukkan Unai Simon pada menit ke-41.
Gol tersebut sekaligus mengakhiri rekor clean sheet Unai Simon yang bertahan selama 560 menit. Meski demikian, Simon tetap mencatat sejarah dengan melampaui rekor legendaris Walter Zenga yang tidak kebobolan selama 517 menit di Piala Dunia 1990.
Memasuki babak kedua, laga berlangsung semakin terbuka. Petaka menghampiri Belgia ketika Courtois mengalami cedera pada menit ke-71 dan harus digantikan Senne Lammens.
Kesempatan itu dimanfaatkan Spanyol. Menjelang laga usai, tepatnya menit ke-88, Pau Cubarsi melepaskan tendangan jarak jauh yang gagal diamankan sempurna oleh Lammens. Bola liar langsung disambar Mikel Merino yang baru masuk dari bangku cadangan untuk memastikan kemenangan 2-1.
Berkat penampilan impresif sepanjang pertandingan, Lamine Yamal dinobatkan sebagai Michelob Ultra Superior Player of the Match setelah terus menjadi ancaman bagi pertahanan Belgia.
Prancis Tekuk Maroko 2-0
Di laga lainnya, Prancis harus bekerja keras menghadapi Maroko yang kembali menunjukkan mental luar biasa seperti beberapa turnamen besar sebelumnya.
Les Bleus lebih banyak menguasai jalannya pertandingan, tetapi disiplin pertahanan Maroko membuat lini depan Prancis frustrasi dalam waktu yang lama. Maroko beberapa kali mengancam melalui serangan balik cepat yang memaksa lini belakang Prancis tetap waspada.
Pengalaman dan kedalaman skuad akhirnya menjadi pembeda. Prancis mampu memanfaatkan peluang penting untuk mengamankan kemenangan dan memastikan langkah ke semifinal, sementara perjuangan heroik Maroko harus terhenti di babak delapan besar.
Semifinal Sarat Gengsi
Pertemuan Spanyol dan Prancis diprediksi menjadi salah satu laga terbaik sepanjang Piala Dunia 2026.
Spanyol datang dengan permainan menyerang yang atraktif, dipimpin generasi emas baru seperti Lamine Yamal, Nico Williams, Dani Olmo, Fabian Ruiz, hingga Mikel Merino.
Sebaliknya, Prancis memiliki materi pemain yang lebih berpengalaman dengan kekuatan di setiap lini, menjadikan Les Bleus sebagai salah satu kandidat terkuat untuk kembali menjuarai Piala Dunia.
Laga di Dallas Stadium bukan hanya memperebutkan satu tiket menuju final, tetapi juga menjadi pertarungan dua filosofi sepak bola modern. Spanyol mengincar rekor 37 laga tanpa kekalahan sekaligus menjaga mimpi menjadi juara dunia, sedangkan Prancis bertekad kembali tampil di partai puncak dan mempertahankan statusnya sebagai kekuatan utama sepak bola dunia.
Dengan kualitas pemain, kedalaman skuad, dan sejarah panjang rivalitas kedua negara, duel Spanyol kontra Prancis dipastikan menjadi semifinal yang paling dinantikan publik sepak bola dunia. (Ahmad Haikal)

