Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Ketua DPRD Bone Dipolisi atas Dugaan Penganiayaan terhadap Staf Sekretariat

Zahar Zha
Rabu, 22 Juli 2026
Last Updated 2026-07-22T15:57:28Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates


HALOSULSEL.COM, BONE --
Dugaan penganiayaan yang menyeret Ketua DPRD Bone, Sulawesi Selatan, Andi Tenri Walinonong, kini memasuki ranah hukum. Seorang staf Sekretariat DPRD Bone, Yuli Nofita Sari (29), resmi melaporkan ketua DPRD tersebut ke Polres Bone pada Rabu (22/7/2026).


Laporan itu terkait dugaan tindak pidana penganiayaan yang diklaim dialami Yuli saat berada di lingkungan Kantor DPRD Bone.


"Sudah saya laporkan Ibu Ketua DPRD Bone secara resmi di Polres Bone. Laporan saya soal penganiayaan," kata Yuli kepada wartawan.


Yuli mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Bone sekitar pukul 19.00 Wita. Laporannya telah diterima dengan nomor STTLP/450/VII/2026/SPKT/RES BONE/POLDA SULSEL.


Mengaku Dilempari Kue hingga Botol


Dalam keterangannya, Yuli mengaku semula dipanggil oleh Ketua DPRD Bone ke kantin kantor. Namun, setibanya di lokasi, ia mengaku justru mendapat perlakuan yang tidak menyenangkan.


Menurut pengakuannya, satu bosara berisi kue dihamburkan ke arah wajahnya. Setelah itu, ia mengaku disiram air, lalu dilempari botol minuman dan botol sambal.


"Ketua DPRD Bone memanggil saya ke kantin. Setelah sampai di kantin, satu bosara kue dihamburkan ke muka saya, kemudian saya disiram air di muka, dilempar botol, dan dilempar botol lombok," ujarnya.


Yuli menjelaskan, peristiwa tersebut bermula ketika dirinya diminta menyiapkan hidangan untuk tamu Ketua DPRD Bone. Setelah meletakkan kue di ruang lounge, ia mencari keberadaan kue yang disebut telah dipindahkan ke kantin. Tidak lama kemudian, ia dipanggil untuk menemui Ketua DPRD sebelum insiden itu terjadi.


Polisi Benarkan Laporan


Kasat Reskrim Polres Bone, AKP Alvin Aji Kurniawan, membenarkan pihaknya telah menerima laporan dugaan penganiayaan tersebut.


"Sudah masuk laporannya. Laporannya sekaitan penganiayaan," katanya.


Polres Bone menyatakan akan menindaklanjuti laporan itu dengan memeriksa pelapor, terlapor, serta sejumlah saksi guna mengungkap kronologi dan fakta yang sebenarnya.


Sementara itu, Sekretaris DPRD Bone, Andi Muchlis, membenarkan adanya insiden yang melibatkan Ketua DPRD Bone dengan seorang staf di lingkungan sekretariat. Namun, ia mengaku masih mengumpulkan informasi terkait peristiwa tersebut.


"Iya, tapi saya masih cari tahu detail seperti apa," ujarnya.


Hingga berita ini diterbitkan, Ketua DPRD Bone, Andi Tenri Walinonong, belum memberikan tanggapan atas laporan yang dialamatkan kepadanya. Upaya konfirmasi melalui pesan singkat maupun sambungan telepon telah dilakukan, namun belum mendapat respons.


Kasus ini masih dalam tahap penanganan kepolisian. Seluruh pihak tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah hingga ada proses hukum yang berkekuatan tetap.(*)



iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Iklan