HALOSPORT, BOLA -- Lionel Messi akhirnya angkat bicara menanggapi tudingan yang selama ini menyebut Argentina sebagai "anak emas FIFA". Sang kapten menegaskan, tiket ke final Piala Dunia 2026 diraih bukan karena bantuan siapa pun, melainkan hasil kerja keras dan kualitas permainan yang ditunjukkan di lapangan.
Argentina memastikan langkah ke final setelah melakukan comeback dramatis untuk menundukkan Inggris 2-1 di Stadion Atlanta, Amerika Serikat. Sempat tertinggal lewat gol Anthony Gordon, Albiceleste bangkit melalui gol Enzo Fernández dan Lautaro Martínez. Di balik kebangkitan itu, Messi tampil sebagai otak permainan dengan mencatat dua assist yang mengubah jalannya pertandingan.
Usai laga, Messi tak hanya merayakan kemenangan, tetapi juga melontarkan pernyataan tegas kepada pihak-pihak yang terus mempertanyakan perjalanan Argentina.
"Tidak ada seorang pun yang membantu kami. Siapa pun boleh marah. Apa yang kami raih adalah hasil kerja keras tim ini," tegas Messi, seperti dikutip Fabrizio Romano dari DSports.
Pernyataan tersebut menjadi jawaban atas berbagai spekulasi yang beredar di media sosial mengenai dugaan perlakuan istimewa terhadap Argentina sepanjang turnamen. Bagi Messi, semua tudingan itu gugur setelah timnya kembali membuktikan kualitasnya di lapangan.
Tak hanya menang, Argentina juga tampil dominan. Setelah tertinggal, pasukan Lionel Scaloni mengambil alih kendali permainan dan membuat Inggris kesulitan keluar dari tekanan. Dalam 30 menit terakhir pertandingan, Argentina menguasai bola secara mutlak dan terus mengurung pertahanan The Three Lions hingga dua gol tercipta.
"Kami bertarung, kami bersaing, dan kami bermain sepak bola dengan baik. Hari ini semua orang bisa melihat bagaimana kami mengendalikan pertandingan, bahkan setelah sempat tertinggal," ujar Messi.
Di usia 39 tahun, Messi kembali menunjukkan bahwa dirinya masih menjadi jantung permainan Argentina. Meski tidak mencetak gol, dua assist yang ia berikan membuatnya kembali menjadi pembeda di laga terbesar. Penampilannya bahkan mengantarkannya meraih penghargaan Man of the Match, sementara banyak media internasional kembali menyebutnya sebagai sosok yang masih mampu menentukan nasib pertandingan di level tertinggi.
Kemenangan atas Inggris juga mengukir sejarah baru bagi Albiceleste. Argentina berhasil melaju ke final Piala Dunia untuk kedua kalinya secara beruntun setelah sebelumnya menjadi juara di Qatar 2022. Kini, mereka tinggal selangkah lagi mempertahankan mahkota juara dunia.
"Saya sangat bangga bisa kembali memberikan kebahagiaan kepada rakyat Argentina. Bermain di final Piala Dunia lagi adalah sesuatu yang luar biasa bagi kami," kata Messi.
Tantangan berikutnya pun tak kalah besar. Pada partai final yang akan digelar di New Jersey, Argentina akan berhadapan dengan Spanyol yang sebelumnya menyingkirkan Prancis 2-0. Duel ini diprediksi menjadi salah satu final paling dinantikan dalam sejarah Piala Dunia: sang juara bertahan yang dipimpin Lionel Messi melawan generasi emas baru Spanyol yang tengah bersinar.
(Ahmad Haikal)

