Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Spanyol Juara Dunia 2026! Taklukkan Argentina 1-0 Lewat Gol Ferran Torres di Babak Tambahan

Zahar Zha
Minggu, 19 Juli 2026
Last Updated 2026-07-20T07:37:05Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates


HALOSPORT, BOLA --
Timnas Spanyol akhirnya kembali berdiri di puncak sepak bola dunia. La Roja memastikan diri sebagai juara Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Argentina dengan skor tipis 1-0 pada partai final yang digelar di New Jersey, Amerika Serikat, Senin (20/7/2026) pagi WIB.


Gol tunggal kemenangan Spanyol dicetak Ferran Torres pada babak tambahan waktu (extra time), sekaligus mengakhiri penantian 16 tahun sejak terakhir mengangkat trofi Piala Dunia pada 2010 di Afrika Selatan.


Final ini sejatinya jauh dari ekspektasi pecinta sepak bola. Meski mempertemukan dua tim terbaik dunia, pertandingan berlangsung minim peluang bersih dan cenderung membosankan selama 90 menit. 


Spanyol menguasai jalannya laga melalui dominasi penguasaan bola, sementara Argentina lebih banyak bertahan dan kesulitan mengembangkan permainan.


Bahkan hingga peluit panjang babak kedua dibunyikan, skor tetap 0-0 sehingga pertandingan harus dilanjutkan ke babak tambahan.


Spanyol sebenarnya sempat membobol gawang Argentina pada menit ke-96 melalui Nico Williams. Namun, wasit Slavko Vincic menganulir gol tersebut setelah tinjauan menunjukkan Mikel Merino lebih dulu melakukan pelanggaran terhadap Nicolas Otamendi dalam proses terciptanya gol.


Tekanan Spanyol akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-106. Berawal dari umpan silang Pedro Porro, Nico Williams menyundul bola ke arah Ferran Torres yang berdiri tanpa kawalan. Penyerang Spanyol itu langsung melepaskan tendangan keras yang tak mampu dihentikan Emiliano Martinez.


Ferran Torres kembali mencetak gol beberapa menit kemudian, tetapi gol tersebut dianulir karena ia lebih dulu berada dalam posisi offside.


Di sisa pertandingan, Argentina berusaha mengejar ketertinggalan. Giuliano Simeone sempat memperoleh peluang emas, namun tendangannya melambung di atas mistar. Hingga peluit akhir dibunyikan, skor 1-0 tetap bertahan untuk kemenangan Spanyol.


Secara statistik, Spanyol tampil jauh lebih dominan. La Roja terus mengontrol penguasaan bola dan menciptakan lebih banyak peluang sepanjang pertandingan. 


Sebaliknya, Argentina tampil di bawah performa terbaiknya. Lionel Messi dan rekan-rekannya kesulitan menembus rapatnya lini belakang Spanyol, bahkan nyaris tidak mampu memberikan ancaman berarti kepada kiper lawan.


Gelar ini menjadi trofi Piala Dunia kedua dalam sejarah Spanyol setelah sukses pertama mereka pada 2010. Sementara bagi Argentina, kekalahan ini mengakhiri harapan mempertahankan mahkota juara dunia yang diraih pada edisi sebelumnya.


Meski tidak menyuguhkan pesta gol seperti yang diharapkan banyak penggemar, Spanyol membuktikan bahwa disiplin taktik, penguasaan bola, dan kesabaran menjadi kunci untuk kembali menjadi raja sepak bola dunia. 

(Ahmad Haikal)

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Iklan