Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Usai Bertemu GM PLN Sulselrabar, Ketua Komisi II Bawa Kabar Baik Untuk Petani Wajo

Zahar Zha
Sabtu, 08 Agustus 2026
Last Updated 2026-08-09T02:28:46Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates

Ketgam: Ketua Komisi II DPRD Wajo, Herman Arif (kemeja kotak) bersama GM PLN UID Sulselrabar, Edyansyah (Jas Biru/kemeja putih).

HALOSULSEL.COM, WAJO -- Harapan masyarakat Wajo untuk mendapatkan akses listrik hingga ke kawasan pertanian dan pelosok desa kembali menemui titik terang.


Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Wajo, Herman Arif, terus mengawal upaya percepatan program Listrik Masuk Sawah (LISA) dan Listrik Masuk Desa sebagai bagian dari perjuangan Komisinya dalam memperluas akses listrik bagi masyarakat.


Komitmen tersebut kembali ditegaskan Herman Arif setelah bertemu dengan General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar), Edyansyah, Minggu (9/8/2026) di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar.


Pertemuan tersebut sebenarnya tidak direncanakan. Namun, kesempatan itu tidak dilewatkan Herman Arif untuk menyampaikan langsung aspirasi masyarakat Wajo, khususnya kebutuhan listrik bagi petani dan warga di wilayah yang hingga kini belum terjangkau jaringan listrik.


Bagi Herman Arif, akses listrik bukan sekadar penerangan. Kehadiran jaringan listrik di kawasan pertanian diharapkan dapat membantu masyarakat meningkatkan produktivitas, sekaligus membuka peluang penggunaan teknologi yang mendukung aktivitas pertanian.


“Kami ingin memastikan program Listrik Masuk Sawah dan Listrik Masuk Desa ini terus dikawal. Ini penting agar masyarakat, khususnya petani, bisa mendapatkan akses listrik untuk menunjang aktivitas dan meningkatkan produktivitas pertanian mereka,” ujar Herman Arif.


Ketua Fraksi Gerindra DPRD Wajo ini menegaskan, pihaknya akan terus membangun komunikasi dengan PLN maupun pemerintah daerah agar wilayah yang belum mendapatkan jaringan listrik dapat menjadi perhatian dan masuk dalam skala prioritas.


Menurutnya, sinergi antara DPRD, pemerintah daerah dan PLN sangat dibutuhkan agar pemerataan jaringan listrik dapat segera dirasakan masyarakat, termasuk mereka yang berada di pelosok desa dan kawasan pertanian.


Kabar baik datang dari pihak PLN


General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, mengatakan aspirasi yang disampaikan Komisi II DPRD Wajo telah menjadi perhatian PLN.


“Sudah menjadi atensi PLN UID Sulselbar. Kami tinggal menunggu pengusulan dan titik koordinat untuk program tersebut,” kata Edyansyah.


Pernyataan tersebut menjadi angin segar sekaligus membuka harapan baru bagi masyarakat Wajo yang selama ini menantikan hadirnya jaringan listrik di kawasan pertanian maupun wilayah pedesaan.


Herman Arif pun memastikan perjuangan tersebut tidak akan berhenti pada pertemuan.


“Kita terus kawal sampai terealisasi dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya. 




iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Iklan