Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Polrestabes Makassar Bersih-bersih Geng Motor, 352 Kendaraan Terjaring Razia

Zahar Zha
Kamis, 08 Oktober 2026
Last Updated 2026-10-08T12:21:57Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates


HALOSULSEL.COM, MAKASSAR --
Kota Makassar, Kabupaten Gowa dan Maros belakangan dibuat resah oleh aksi tawuran geng motor bersenjata busur hingga parang. Pelakunya didominasi remaja SMP hingga SMA.


Menjawab keresahan itu, Polrestabes Makassar langsung bergerak. Sat Lantas bersama Tim Samapta dan Intelijen menggelar razia besar-besaran terhadap knalpot brong dan kendaraan tanpa surat lengkap.


Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana mengungkapkan, total 352 unit kendaraan berhasil diamankan.


"Total penindakan sebanyak 352 unit kendaraan. Kendaraan roda empatnya ada 12 unit, kendaraan roda duanya ada 340 unit," ujar Arya saat ekspose kasus, Kamis (8/10/2026) malam.


Yang mengejutkan, mayoritas kendaraan tersebut menggunakan knalpot brong yang menjadi pemicu kebisingan dan keresahan warga.


"Total jumlah knalpot brong ini ada 245 unit. Jadi dari 340 motor yang diamankan itu, 245 semuanya menggunakan knalpot brong," tegas Arya.


Seluruh knalpot brong tersebut langsung dicopot di lokasi. Polisi menegaskan motor dan mobil sitaan tidak akan dikembalikan sebelum pemilik mengganti dengan knalpot standar dan melengkapi surat-surat.


"Termasuk pelanggaran lainnya seperti tidak menggunakan helm dan nomor kendaraan yang tidak sesuai juga kami tahan. Razia ini dilakukan setiap hari," kuncinya.


19 Pelaku Tawuran Simpang Lima Bandara Diamankan, Korban Tewas


Razia ini berkaitan dengan tawuran maut yang terjadi di Simpang Lima Bandara Sultan Hasanuddin beberapa waktu lalu. Polisi mengamankan 19 orang yang terlibat.


"19 orang ini semua mengakui melakukan penyerangan terhadap korban yang mengalami luka berat dan satu orang kehilangan nyawa," jelas Arya.


Ironisnya, hampir semua pelaku masih di bawah umur.


"Ada yang usia 15 tahun, 16 tahun, 17 tahun, dan hanya satu yang dewasa berusia 18 tahun," imbuhnya.


Berdasarkan pendalaman, tawuran itu ternyata sudah direncanakan dua kelompok geng motor dengan istilah COD atau Cash On Delivery istilah yang digunakan remaja untuk janjian tawuran.


Kelompok tersebut adalah Geng Warmen 27 dan Geng Tabe 22. Mereka sepakat bertemu sekitar pukul 02.30 WITA.


Aksi kemudian berkembang menjadi kejar-kejaran. Satu korban tertinggal dan langsung dikeroyok beramai-ramai hingga tewas, sementara satu korban lainnya luka berat dan hingga kini masih belum sadarkan diri di rumah sakit.


"Begitu tertinggal, langsung dianiaya oleh mereka semua, saling membantu satu sama lain dan mengakibatkan satu meninggal dunia dan satunya luka berat," terang Arya.


Polisi menegaskan akan menindak tegas siapa pun pelakunya, tanpa pandang bulu. (Has)

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Iklan