Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Dua Gol vs Austria, Messi Pecahkan Rekor Abadi Piala Dunia dan Bawa Argentina ke Babak 32 Besar

Zahar Zha
Senin, 22 Juni 2026
Last Updated 2026-06-22T20:05:07Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates



HALOSPORT, BOLA -- Lionel Messi kembali menunjukkan bahwa usia hanyalah angka. Di usia 38 tahun, kapten Argentina itu mencatatkan malam bersejarah dengan memecahkan rekor gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia saat membawa Tim Tango menundukkan Austria 2-0 pada laga Grup J Piala Dunia 2026 di Dallas Stadium, Selasa (23/6/2026) dini hari WIB.


Dua gol yang dicetak Messi tidak hanya memastikan Argentina lolos ke babak 32 besar, tetapi juga mengukuhkan namanya sebagai pencetak gol terbanyak dalam sejarah turnamen sepak bola terbesar dunia tersebut.


Gol pembuka yang lahir pada menit ke-38 menjadi gol ke-17 Messi di putaran final Piala Dunia. Catatan itu membuatnya melampaui rekor legenda Jerman, Miroslav Klose, yang sebelumnya mengoleksi 16 gol.


Namun, Messi belum berhenti sampai di situ. Pada masa injury time menit ke-90+5, La Pulga kembali mencatatkan namanya di papan skor dan memperbesar koleksi golnya menjadi 18. 


Rekor tersebut sekaligus menjadikannya pemain dengan jumlah gol terbanyak dalam sejarah Piala Dunia putra maupun putri, melewati catatan legenda Brasil, Marta, yang mengoleksi 17 gol.


Menariknya, malam bersejarah itu tidak berjalan mulus bagi peraih delapan Ballon d'Or tersebut. Messi sempat menyia-nyiakan peluang emas ketika tendangan penaltinya pada menit kedelapan melambung di atas mistar gawang Austria.


Beberapa menit kemudian, ia kembali gagal mencetak gol setelah kiper Austria, Alexander Schlager, melakukan penyelamatan gemilang dalam situasi satu lawan satu.


Poto: Lionel Messi Selebrasi gol bersama dengan Rodrigo De Paul. (Net)

Namun, kualitas seorang legenda kembali berbicara. Pada menit ke-38, Thiago Almada memulai serangan dari sisi kiri yang diteruskan Facundo Medina. Bola kemudian mengarah ke Messi yang datang dari lini kedua dan langsung melepaskan tendangan kaki kiri terukur ke sudut bawah gawang tanpa mampu dijangkau Schlager.


Gol kedua lahir pada penghujung pertandingan melalui serangan balik cepat Argentina. Tembakan Julian Alvarez sempat ditepis Schlager, tetapi bola rebound jatuh di kaki Messi. 


Percobaan pertamanya sempat gagal, sang kapten sukses memanfaatkan kesempatan kedua untuk menaklukkan penjaga gawang Austria dan membuat stadion bergemuruh kencang.


Kemenangan 2-0 memastikan Argentina mengamankan tiket ke fase gugur sekaligus mempertegas status mereka sebagai salah satu kandidat kuat juara.


Selain memecahkan rekor gol, Messi juga mencatat pencapaian istimewa lainnya. Ia kini tercatat mencetak gol dalam enam pertandingan Piala Dunia secara beruntun, sebuah statistik langka yang semakin menegaskan konsistensi dan pengaruhnya di level tertinggi sepak bola dunia.


Meski telah meraih hampir seluruh gelar bergengsi sepanjang kariernya, Messi tampaknya masih belum kehabisan cara untuk menciptakan sejarah. 

Di Piala Dunia 2026, sang maestro kembali membuktikan bahwa dirinya tetap menjadi sosok yang mampu menentukan nasib Argentina di panggung terbesar sepak bola dunia.(Ahmad Haikal)





iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Iklan