Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Maros Catat Pertumbuhan Ekonomi 9,54 Persen Jelang HUT Ke-67

M. Amri
Kamis, 11 Juni 2026
Last Updated 2026-08-12T12:39:38Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates

 



HALOSULSEL.COM, MAROS – Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, mencatat pertumbuhan ekonomi 9,54 persen secara year on year (yoy) menjelang hari ulang tahun (HUT) ke-67. Capaian itu menempatkan Maros di urutan ke-3 tertinggi dari 24 kabupaten/kota di Sulsel.


Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Maros pada triwulan I 2026 mencapai 9,54 persen yoy. Angka itu menjadi capaian ekonomi Maros menjelang peringatan HUT ke-67 pada 4 Juli 2026.


“Pertumbuhan 9,54 persen di triwulan I 2026 ini adalah kado terindah menjelang hari lahir Kabupaten Maros pada 4 Juli nanti. Angka ini membuktikan Maros tidak gagap dalam menjemput kemajuan teknologi dan transformasi digital. Nilai-nilai religius dan budaya tidak menghalangi kita untuk berkompetisi di papan atas Sulawesi Selatan,” ujar Bupati Maros Chaidir Syam dalam keterangannya, Kamis (11/6/2026). 


Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros untuk HUT tahun ini mengusung tema Merawat Tradisi, Menjemput Kemauan. Tema itu disebut mencerminkan masyarakat Maros yang memegang nilai religius dan kekayaan cagar budaya prasejarah.


Tema tersebut juga menggambarkan sikap adaptif terhadap transformasi digital dan tuntutan kemajuan zaman. Pemkab Maros mengaitkan capaian ekonomi tersebut dengan semangat Menjemput Kemajuan.


Berdasarkan analisis dokumen dari Badan Perencanaan, Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Maros, pertumbuhan tersebut disokong efisiensi digital pada sektor transportasi dan pergudangan. Sektor itu berada di kawasan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.


Selain itu, pertumbuhan ekonomi Maros juga ditopang gairah investasi di sektor properti dan industri pengolahan. Dua sektor tersebut disebut semakin ramah teknologi.


Wakil Bupati Maros Andi Muetazim Mansyur mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan pembangunan. Dia menilai pertumbuhan ekonomi tetap harus menjaga akar budaya lokal sesuai esensi Merawat Tradisi.


“Menyambut harlah (hari lahir) ke-67, tugas besar kita melalui Bapperida Maros adalah melahirkan riset dan inovasi yang memastikan pertumbuhan ekonomi 9,54 persen ini dirasakan langsung di perdesaan. Kebijakan APBD dan digitalisasi pelayanan publik harus memperkuat sektor pertanian, pariwisata cagar budaya karst kita, serta memuliakan nilai-nilai keagamaan. Kita maju bersama teknologi, tanpa kehilangan identitas asli sebagai warga Maros,” ucap Muetazim.






iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Iklan