HALOSULSEL.COM, MAKASSAR -- Dominasi kendaraan Toyota di pasar otomotif Indonesia bukan tanpa alasan. Selain dikenal tangguh dan andal, mobil Toyota juga dinilai memiliki nilai jual kembali yang relatif stabil dibandingkan merek lain.
Marketing General Manager Kalla Toyota, Suliadin, mengungkapkan bahwa salah satu faktor utama yang menjaga harga jual kembali kendaraan Toyota adalah jaringan layanan purna jual yang luas.
“Bengkel resmi Toyota tersebar hampir di seluruh wilayah, sehingga riwayat servis kendaraan tetap terjaga meskipun digunakan lintas daerah. Ini menjadi nilai tambah yang sangat diperhitungkan di pasar mobil bekas,” ujarnya.
Selain itu, kualitas dan daya tahan kendaraan Toyota yang telah teruji selama puluhan tahun juga menjadi faktor penting yang menjaga kepercayaan masyarakat. Dalam kurun waktu tiga tahun, rata-rata penyusutan nilai kendaraan Toyota hanya sekitar 20 persen—angka yang tergolong stabil di kelasnya.
Meski kondisi ekonomi nasional turut memengaruhi pasar otomotif, Suliadin menilai dampaknya masih dalam batas wajar. “Harga jual kembali Toyota tetap masuk kategori stabil, bahkan di tengah dinamika ekonomi,” jelasnya.
Ketersediaan suku cadang yang mudah didapat serta biaya perawatan yang relatif terjangkau juga menjadi alasan kuat mengapa Toyota dianggap sebagai pilihan aman, bahkan sebagai instrumen investasi jangka menengah hingga panjang.
“Servis record menjadi salah satu faktor utama dalam menentukan harga jual kembali. Semakin terjaga riwayat servisnya, semakin tinggi nilai jualnya,” tambahnya.
Beberapa model Toyota seperti Toyota Avanza, Toyota Innova, hingga Toyota Fortuner tercatat memiliki ketahanan nilai jual yang sangat baik di pasar.
Sementara itu, salah satu pengguna Toyota, Aldi, mengaku memilih Toyota karena faktor kepraktisan dan nilai ekonomis jangka panjang.
“Selain nyaman dipakai, saya merasa lebih tenang karena biaya perawatan terjangkau dan kalau dijual lagi harganya masih bagus,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa kemudahan menemukan bengkel dan suku cadang menjadi pertimbangan penting dalam memilih kendaraan.
Ke depan, Suliadin menyarankan agar konsumen yang ingin menjaga nilai kendaraan tetap tinggi perlu rutin melakukan servis berkala serta menggunakan kendaraan sesuai standar pemakaian.
“Beli Toyota, rajin servis, dan jaga kondisi kendaraan. Itu kunci utama menjaga nilai jual kembali tetap optimal,” tutupnya. (*)

