HALOSULSEL.COM, WAJO -- Reses Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Wajo, H. Risman Lukman, di Kelurahan Laelo, Kecamatan Tempe, Kamis (16/7/2026), berlangsung berbeda dari biasanya.
Selain menjadi ajang menyerap aspirasi masyarakat, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pelayanan langsung kepada warga berupa Cek Kesehatan Gratis (CKG) dari Dinas Kesehatan serta aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Wajo.
Kegiatan yang dihadiri ratusan warga dan didominasi kaum ibu itu turut dihadiri perwakilan Camat Tempe Hj. Nasriati, Kabis Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Wajo, Andi Bau Raja Dewa, Kabid Disdukcapil Wajo, Aksan, Lurah Laelo, Andi Darwin serta sejumlah perangkat daerah lainnya.
Lurah Laelo menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan reses yang tidak hanya menjadi wadah penyampaian aspirasi, tetapi juga menghadirkan pelayanan yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
"Alhamdulillah, kami bersyukur kegiatan reses kali ini dirangkaikan dengan pelayanan cek kesehatan gratis dan aktivasi IKD. Kedua layanan ini sangat dibutuhkan masyarakat. Dengan adanya IKD, pelayanan administrasi kependudukan juga akan semakin mudah dan cepat," ujarnya.
Dalam sambutannya, Risman Lukman mengatakan reses bukan sekadar agenda menyerap aspirasi, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi dengan masyarakat yang telah memberikan kepercayaan kepadanya sebagai wakil rakyat.
"Kehadiran kami di sini bukan hanya untuk mendengar aspirasi, tetapi juga bersilaturahmi dengan masyarakat. Karena itu, manfaatkan kesempatan ini untuk menyampaikan berbagai kebutuhan maupun keluhan yang dirasakan di lingkungan masing-masing," kata Legislator Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut.
Menurutnya, kehadiran dua organisasi perangkat daerah yang bersentuhan langsung dengan pelayanan masyarakat merupakan upaya agar manfaat reses dapat dirasakan secara nyata.
"Kami sengaja menghadirkan pelayanan cek kesehatan gratis dan aktivasi IKD agar masyarakat tidak hanya datang menyampaikan aspirasi, tetapi juga memperoleh pelayanan yang dibutuhkan. KTP elektronik maupun Identitas Kependudukan Digital saat ini sangat penting karena menjadi syarat dalam berbagai pelayanan publik," jelasnya.
Sementara itu, perwakilan Disdukcapil Kabupaten Wajo, Ikhsan, mengimbau masyarakat yang masih mengalami kendala terkait dokumen kependudukan agar segera memanfaatkan pelayanan yang disediakan.
"Kami siap membantu masyarakat yang memiliki persoalan administrasi kependudukan, baik terkait KTP elektronik, Kartu Keluarga maupun aktivasi Identitas Kependudukan Digital," katanya.
Di sisi lain, perwakilan Disperkim Kabupaten Wajo menjelaskan bahwa masyarakat yang belum memiliki fasilitas sanitasi, seperti kamar mandi maupun akses air bersih, dapat mengajukan usulan melalui pemerintah kelurahan agar dapat diprioritaskan dalam program bantuan pemerintah.
Sementara Camat Tempe, Hj. Nasriati, juga mengapresiasi pelaksanaan reses tersebut. Menurutnya, kegiatan itu menjadi kesempatan yang baik bagi masyarakat untuk menyampaikan kebutuhan pembangunan secara langsung kepada anggota DPRD.
"Kami bersyukur kegiatan reses ditempatkan di Kelurahan Laelo. Ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mengusulkan berbagai kebutuhan yang mendesak, baik di sektor pertanian, perikanan, pendidikan maupun bidang lainnya. Apalagi reses kali ini tidak datang dengan tangan kosong, tetapi juga membawa pelayanan yang sangat bermanfaat bagi masyarakat," tuturnya.
Menutup kegiatan, Risman Lukman kembali mengingatkan masyarakat agar tidak ragu menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi, mulai dari administrasi kependudukan hingga kebutuhan infrastruktur di lingkungan masing-masing.
"Kalau ada persoalan administrasi kependudukan, silakan berkoordinasi terlebih dahulu dengan Pak Lurah. Begitu juga jika ada lampu jalan yang mati atau kebutuhan lainnya. Semua usulan yang belum tersampaikan melalui pemerintah kelurahan, silakan disampaikan kepada kami di DPRD agar dapat kami perjuangkan sesuai kewenangan," pungkasnya.
Seluruh aspirasi yang diterima dalam reses tersebut akan dihimpun sebagai bahan pembahasan bersama Pemerintah Kabupaten Wajo untuk menjadi bagian dari perencanaan pembangunan daerah. (Humas DPRD Wajo)


